Tampilkan postingan dengan label Programming. Tampilkan semua postingan

Blogspot Domain Checker


Setelah berhari-hari si Galau tidak posting, kali ini saya akan publish project "Blogspot Domain Checker" yang bisa digunakan untuk pengecekkan ketersediaan blogspot domain secara massal/banyak agar kita tidak harus bersusah payah login ataupun mengecek satu demi satu.

Apa Itu Blogspot Domain Checker ?

Blogspot Domain Checker adalah tools yang sangat saya dedikasikan untuk para blogger yang bergelut di dunia online marketing dengan blogspot.

Kelebihan Blogspot Domain Checker

  1. Mampu mengecek lebih dari 1 domain domain dalam 1 waktu.
  2. Adanya report informasi pengecekkan domain dari blogspot domain checker.

Blogspot Domain Checker

# Title : Blogspot Domain Checker
# Date : 13:51 24/02/2012
# Version : 1.1

Ini adalah versi pertama Blogspot Domain Checker yang saya kerjakan secara terburu-buru karena dikerjakan hanya beberapa jam saja dan tool ini sangat saya dedikasikan untuk para blogger ataupun para pemain online marketing yang bergelut dengan dunia blogspot.

Blogspot Domain Checker


Untuk sementara belum saya publish secara online dikarenakan saya sedang mempersiapkan hosting serta domainnya, adapun apabila anda ingin berbaik hati untuk donasi bisa menghubungi ardigalau[et]gmail.com

Sekian project report yang bisa saya sampaikan tentang Blogspot Domain Checker.

Baca Selengkapnya

Belajar XML : Apa Itu XML ?


XML (Extensible Markup Language) adalah bahasa markup untuk keperluan umum yang disarankan oleh W3C untuk membuat dokumen markup keperluan pertukaran data antar sistem yang beraneka ragam. XML merupakan kelanjutan dari HTML (HyperText Markup Language) yang merupakan bahasa standar untuk melacak Internet.


Apa Itu XML ?

XML didesain untuk mempu menyimpan data secara ringkas dan mudah diatur. Kata kunci utama XML adalah data (jamak dari datum) yang jika diolah bisa memberikan informasi.
XML menyediakan suatu cara terstandarisasi namun bisa dimodifikasi untuk menggambarkan isi dari dokumen.[4] Dengan sendirinya, XML dapat digunakan untuk menggambarkan sembarang view database, tetapi dengan suatu cara yang standar.

Tipe File XML

  • XML, merupakan standar format dari struktur berkas (file).
  • XSL, merupakan standar untuk memodifikasi data yang diimpor atau diekspor.
  • XSD, merupakan standar yang mendefinisikan struktur database dalam XML.

Keunggulan XML

  • Pintar (Intelligence). XML dapat menangani berbagai tingkat (level) kompleksitas.
  • Dapat beradaptasi. Dapat mengadaptasi untuk membuat bahasa sendiri. Seperti Microsoft membuaat bahasa MSXML atau Macromedia mengembangkan MXML.
  • Mudah pemeliharaannya.
  • Sederhana. XML lebih sederhana.
  • Mudah dipindah-pindahkan (Portability). XML mempunyai kemudahan perpindahan (portabilitas) yang lebih bagus.


Seperti halnya HTML, XML juga menggunakan elemen yang ditandai dengan tag pembuka (diawali dengan ‘<’ dan diakhiri dengan ‘>’), tag penutup(diawali dengan ‘</ ‘diakhiri ‘>’) dan atribut elemen(parameter yang dinyatakan dalam tag pembuka misal <form name=”isidata”>). Hanya bedanya, HTML medefinisikan dari awal tag dan atribut yang dipakai didalamnya, sedangkan pada XML kita bisa menggunakan tag dan atribut sesuai kehendak kita. Untuk lebih jelasnya lihat contah dibawah:

<pesan>
<dari>MIS Manager</dari>
<buat>HRD Manager</buat>
<buat>Bagian rekrut</buat>
<buat>Computer Suport team</buat>
<subyek>Permohonan Tenaga kerja baru</subyek>
<isi>Mohon diberikan tenaga kerja baru untuk mengisi lowongan di
Departemen MIS</isi>
</pesan>

pada contoh diatas <pesan>, <dari> <buat>,dan <isi> bukanlah tag standard yang telah di tetapkan dalam XML. Tag-tag itu kita buat sendiri sesuai keinginan kita. Sampai di sini XML tidak
melakukan apapun. Yang ada hanyalah informasi yang di kemas dengan tag-tag XML. Kita harus membuat software lagi untuk untuk mengirim, menerima atau menampilkan informasi di dalamnya.

Kenapa Harus Menggunakan XML?

XML untuk saat ini bukan merupakan pengganti HTML. Masing-masing dikembangkan untuk tujuan yang berbeda. Kalau HTML digunakan untuk menampilkan informasi dan berfokus pada bagaimana
informasi terlihat, XML mendeskripsikan susunan informasi dan berfokus pada informasi itu sendiri. XML terutama dibutuhkan untuk menyusun dan menyajikan informasi dengan format yang tidak
mengandung format standard layaknya heading, paragraph, table dan lain sebagainya. Sebagai contoh apa bila kita ingin menyimpan dan menyajikan informasi notasi musik pada lagu “Indonesia raya”, kita bisa menyimpannya dengan xml seperti contoh dibawah ini.

<lagu judul=”Indonesia raya” nadadasar=”G” Birama=”4/4”>
<bar nomor=”1”>
<nada not=”B” ketukan=”1/2”/>
<nada not=”C” ketukan=”1/2”/>
<nada not=”D” ketukan=”1”/>
<nada not=”B” ketukan=”2”/>

</bar>
<bar nomor=”2”>

</bar>
</lagu>

Kemudian dengan bantuan software lain misalnya MIDI generator kita bisa mendengarkan musiknya atau kita juga bisa membuat software sendiri yang menampilkan informasi ini dalam bentuk not balok.

Sama dengan HTML, File XML berbentuk teks sehingga bila diperlukan kita bisa membacanya tanpa memerlukan bantuan software khusus. Hal ini memudahkan pengembang aplikasi yang menggunakan XML untuk mendebug programnya. XML lebih fleksible dibanding HTML dalam hal kemampuannya menyimpan informasi dan data. Pada XML kita bisa menyimpan data baik dalam atribut maupun sebagai isi elemen yang diletakkan diantara tag pembuka dan tag penutup.

Kelebihan XML

Kelebihan lain yang dimiliki XML adalah bahwa informasi bisa di pertukarkan dari satu system ke system lain yang berbeda platform. Misalnya dari Windows ke Unix, atau dari PC ke Machintosh
bahkan dari internet ke handphone dengan teknologi WAP.

Untuk lebih jelasnya anda bisa mendownload di http://naeli.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/16859/pengantar+xml.pdf ataupun klik disini.

Reference :
http://www.google.co.id/search?q=apakah+xml+itu&ie=utf-8&oe=utf-8&aq=t&rls=org.mozilla:en-US:official&client=firefox-a
http://ajidotnet.wordpress.com/2008/08/06/apakah-xml-itu/
http://adibowo.com/apa-itu-xml/

Baca Selengkapnya

Pengenalan Regex (Regular Expression) di PHP


Mungkin teman-teman yang sering atau sedang belajar mengenai pemograman di PHP, perl atau bahasa pemograman lainnya, pernah mendengar isrilah regex. Oke sekarang kita belajar mengenai regex atau Regular Expression yang ada di PHP, di sini kita akan melihat kegunaan dan contoh aplikasi regex di bahasa pemograman PHP.

Apa itu Regex?


Apa itu regex? Regex adalah kepanjangan dari Regular Expression. Biasanya regex berguna untuk pencocokan pola teks atau string, biasanya untuk manipulasi string yang lebih kompleks.

Apa aja sih kegunaan regex dalam pemograman PHP? Ada banyak, misalnya untuk proses validasi suatu teks (contoh validasi email yang harus ada karakter @ .), untuk proses filter suatu form, misalnya, jika ada teks yang berbau porno, langsung anda blok. Untuk proses replacing, misalnya jika ada karakter :-) maka kita ganti dengan image smile, untuk pencarian kata dan masih banyak lagi.

http://blog.codingwear.com/read43-Pengenalan-Regex-%28Regular-Expression%29-di-PHP.drz

Baca Selengkapnya

Apa itu PHP ?


Tidak sedikit orang yang bertanya tentang apa itu PHP ? seorang programmer yang mempelajari PHP ( Sebelumnya saya pernah membuat artikel tentang "Resep Sukses Belajar Programming" ) tentu akan bertanya apa itu PHP, oke di kesempatan kali ini saya akan memberikan penjelasan dari diri saya dan berbagai sumber yang membahas tentang apa itu PHP ?.

Apa itu PHP ?

Merujuk dari id.wikipedia, PHP adalah salah satu bahasa pemrograman script bersifat open source yang bekerja pada sisi server, yang paling banyak dipakai saat ini. PHP banyak digunakan untuk memprogram situs web dinamis ( termasuk blog ) meskipun penggunaan untuk hal lain juga memungkinkan.

Apa itu PHP ?


Kesimpulannya PHP itu bahasa pemograman untuk membuat sebuah kontent dinamis. Secara garis besar bahasa pemrograman web terdiri dari dua macam. Yang pertama disebut dengan Client Side atau script yang dijalankan di komputer client dan yang kedua biasanya disebut dengan Server Side atau script yang dijalankan pada komputer server. Gampangnya begini kalo Client Side adalah script atau perintah yang ditujukan pada komputer untuk dijalankan pada komputer milik orang yang mengakses web tersebut. Misalnya kalian mengakses web site www.indrabt.com. Apabila web site ini memiliki script client side yang berguna untuk menampilkan misalnya gambar logo milik web site ini maka yang menjalankan script tersebut adalah komputer kalian atau dengan kata lain browser kalian. Apabila script yang berguna untuk menampilkan gambar logo adalah bersifat server side maka pertama tama script tersebut akan diproses di server tempat web site tersebut berada (biasanya disebut dengan hosting), setelah diproses baru hasil pemrosesan tersebut akan dikirimkan pada client yang mengakses web site tersebut. Begitu gambarannya.

Bahasa pemrograman web yang termasuk dalam Client Side dan Server Side. Saya akan memberikan contoh yang paling banyak digunakan aja soalnya saya juga gak hafal sich semua macam bahasa pemrograman web baik yang client maupun server side. Bahasa pemrograman Client Side yang terkenal adalah Javascript, VBScript, beserta dengan teman-temannya. Sedangkan bahasa pemrograman server side yang terkenal adalah PHP, Ruby On Rail, JSP, ASP, ASP.NET, dan masih banyak lagi.

Database yang di dukung PHP :

Sampai saat ini telah banyak database yang telah didukung oleh PHP dan kemungkinan akan terus bertambah. Database tersebut adalah :
  • dBase
  • DBM
  • FilePro
  • mSQL
  • MySQL
  • ODBC
  • Oracle
  • Postgres
  • Sybase
  • Velocis
Jadi lebih mudah atau simplenya apa itu PHP ?

  • PHP adalah singkatan dari PHP : Hypertext Preprocessor
  • PHP adalah bahasa scripting server-side, artinya di jalankan di server, kemudian outputnya dikirim ke client (browser)
  • PHP digunakan untuk membuat aplikasi web
  • PHP mendukung banyak database (MySQL, Informix, Oracle, Sybase, Solid, PostgreSQL, Generic ODBC, dll.)

Semoga ulasan ini mampu menjawab dan memperluas wawasan anda tentang apa itu PHP.
http://www.klik-kanan.com/tutorial/php/intro.shtml
http://www.indrabt.com/apa-itu-php.html
http://www.id.wikipedia.org

Baca Selengkapnya

Resep Sukses Belajar Programming


Untuk menjadi programmer yang baik tidaklah instan dan tidak mudah, karena semua butuh proses dan berikut ini saya mendapat artikel yang menurut saya bisa menjadi masukkan untuk menjadi programmer. Resep sukses belajar programming kuncinya adalah latihan dengan penuh perhatian: tidak hanya melakukannya lagi dan lagi, tapi menantang diri anda sendiri dengan suatu hal yang diluar kemampuan anda saat ini, mencobanya, menganalisa performa anda dan setelah itu, membetulkan kesalahan-kesalahan yang ada. Lalu ulangi lagi, dan lagi.

Resep Sukses Belajar Programming

Resep Sukses Belajar Programming :

  • Tertarik kepada programming, dan melakukannya karena itu mengasyikan. Pastikan bahwa itu akan tetap mengasyikan sehingga anda akan mau melakukannya untuk 10 tahun.
  • Bicara kepada programmer-programmer lain; baca program-program lain. Hal ini lebih penting daripada sebuah buku atau kursus.
  • Membuat program. Cara terbaik untuk belajar adalah learning by doing. Dalam bahasa teknis, “level kemampuan maksimal untuk individual dalam sebuah bidang tidak didapatkan secara otomatis hasil dari jumlah pengalaman, tapi level kemampuan bisa ditambahkan bahkan oleh individual yang berpengalaman sebagai hasil dari latihan dengan penuh perhatian untuk melakukan lebih.” (p. 366) dan “cara belajar paling efektif membutuhkan sebuah tugas yang telah direncanakan dengan tingkat kesulitan yang tepat untuk individual tertentu, saran yang informative, dan kesempatan untuk melakukan dan membetulkan kesalahan.” (p. 20 – 21) Buku “Cognition in Practice: Mind, Mathematics, and Culture in Everyday Life” adalah sebuah referensi yang menarik untuk pandangan ini.
  • Bila anda mau, gunakan empat tahun di kuliah (atau lebih di S2). Hal ini akan memberi anda akses untuk pekerjaan-pekerjaan yang membutuhkan sebuah gelar, dan hal ini juga akan memberi anda pengertian mendalam tentang bidang ini, tapi bila anda tidak menyukai sekolah, anda bisa (dengan cukup dedikasi) mendapatkan pengalaman yang mirip di pekerjaan. Bagaimanapun, belajar dari buku saja tidak akan cukup. “Pendidikan Computer Science tidak bisa membuat siapapun menjadi programmer lebih dari mempelajari kuas dan pigmen bisa membuat seseorang menjadi pelukis” kata Eric Raymond, penulis “The New Hacker’s Dictionary”. Salah satu programmer terbaik yang pernah saya dapatkan hanya memiliki gelar SMA; dia telah menghasilkan banyak software hebat, memiliki news group, dan mendapatkan cukup uang dari saham untuk membeli sebuah nightclub.
  • Mengerjakan project bersama programmer-programmer lain. Jadilah programmer terbaik di dalam beberapa project; dan jadilah yg terburuk di project lainnya. Saat anda menjadi yang terbaik, anda mempunyai kesempatan mencoba kemampuan anda memimpin sebuah project, dan menginspirasi orang lain dengan visi anda. Saat anda menjadi yang terburuk, anda belajar apa yang dilakukan oleh para ahli, dan anda belajar apa yang mereka tidak suka lakukan (karena mereka membuat anda melakukannya untuk mereka).
  • Mengerjakan project yg telah dikerjakan programmer-programmer lain. Ikutlah terlibat untuk mengerti sebuah program yang ditulis orang orang lain. Coba untuk mengerti dan membetulkannya saat programmer-programmer yg pembuatnya sedang tidak ada. Berpikirlah bagaimana membuat design program-program anda sehingga mudah untuk orang berikutnya yang akan memaintainnya.
  • Pelajari paling sedikit setengah lusin bahasa pemrogramman. Pelajari satu bahasa yang mendukung abstraksi class (seperti Java atau C++), satu yang mendukung abstraksi fungsi (seperti Lisp atau ML), satu yang mendukung abstraksi syntaks (seperti Lisp), satu yang mendukung spesifikasi deklaratif (seperti template Prolog atau C++), satu yang mendukung coroutines (seperti Icon atau Scheme), dan satu yang mendukung parallelisme (seperti Sisal).
  • Ingat bahwa terdapat kata “komputer” dalam “ilmu komputer”. Ketahuilah berapa lama dibutuhkan komputer anda untuk mengeksekusi sebuah instruksi, mengambil sebuah kata dari memori (dengan dan tanpa cache miss), membaca beberapa kata dari disk, dan mencari lokasi baru pada disk. (Jawabannya disini)
  • Terlibatlah dalam usaha standarisasi sebuah bahasa. Boleh jadi dalam komite ANSI C++, atau lainnya. Apapun itu, anda akan belajar apa yang orang lain sukai dalam sebuah bahasa, seberapa dalam perasaan itu, dan mungkin sedikit tentang mengapa mereka memiliki perasaan tersebut.
  • Miliki sebuah perasaan untuk lepas dari usaha standarisasi bahasa secepat mungkin.
Dengan semua hal di atas adalah resep sukses belajar programming. Sangat dipertanyakan seberapa jauh anda bisa dapatkan hanya dari mempelajari buku. Sebelum anak pertama saya lahir, saya membaca semua buku-buku ‘How To’, dan tetap merasa seperti pemula yg tidak mengerti apa-apa. Tiga puluh bulan kemudian, saat anak kedua saya lahir, apakah saya kembali ke buku untuk mengingat sesuatu? Tidak. Saya lebih mengandalkan pengalaman pribadi saya, yang hasilnya jauh lebih berguna dan lebih pasti bagi saya daripada ribuan halaman-halaman yang ditulis oleh para ahli.

http://djitz.com/djitzlosophy/belajar-programming-sendiri-dalam-sepuluh-tahun/

Baca Selengkapnya

Apa Itu CodeIgniter ?


Apa Itu Framework?


Sebenarnya apa sih yang disebut dengan framework itu?? Framework bisa diartikan sebagai alat yang digunakan untuk membantu pekerjaan. Karena untuk pembuatan website maka framework disini dapat diartikan sebagai alat yang dapat digunakan untuk mempermudah pembuatan website. Jika dengan CMS maka kita tinggal menjalankan saja tidak perlu lagi memikirkan untuk menulis kode program sendiri, tetapi tidak demikian dengan framework. Menggunakan framework kita masih harus menulis kode, bedanya kode-kode yang kita tulis harus menyesuaikan dengan lingkungan framework yang kita gunakan. Memang konsekuensinya kita harus belajar lagi lingkungan pengembangan berdasarkan framework yang kita gunakan, tetapi hal itu akan terbayar setelah kita menguasai dan bisa menggunakan framework tersebut.

Sebuah framework selain menyediakan lingkungan pengembangan sendirisendiri juga menyediakan berbagai macam fungsi siap pakai yang bisa kita gunakan dalam pembautan wenbsite. Sehingga tidak perlu kaget jika akan banyak kode atau fungsi yang terlihat tidak seperti biasanya, karena fungsi fungsi tersebut merupakan fungsi bawaan framework dan bukan fungsi asli dari PHP. Fungsi tersebut terkadang merupakan pengembangan atau penyesuaian fungsi asli PHP agar lebih mudah digunakan atau agar lebih sesuai dengan kebutuhan pengguna.

CodeIgniter


CodeIgniter merupakan salah satu dari sekian banyak framework PHP yang ada. CodeIgniter dikembangkan oleh Rick Ellis (http://www.ellislab.com). Tujuan dari pembuatan framework CodeIgniter ini menurut user manualnya adalah untuk menghasilkan framework yang akan dapat digunakan untuk pengembangan proyek pembuatan website secara lebih cepat dibandingkan dengan pembuatan website dengan cara koding secara manual, dengan menyediakan banyak sekali pustaka yang dibutuhkan dalam pembuatan website, dengan antarmuka yang sederhana dan struktur logika untuk mengakses pustaka yang dibutuhkan. CodeIgniter membiarkan kita untuk memfokuskan diri pada pembuatan website dengan meminimalkan pembuatan kode untuk berbagai tujuan pembuatan website.

Kenapa CodeIgniter ?


Ada banyak sekali framework PHP yang beredar di internet. Lantas kenapa kita memilih CodeIgniter bukan yang lain?? Berikut alasan-alasannya:
  1. Gratis.
    CodeIgniter dilisensikan dibawah lisensi Apache/BSD style open source license, ini berarti kita dapat menggunakannya sesuai dengan keinginan kita.
  2. Berjalan di PHP versi 4 dan 5.
    Sekarang ini PHP sudah mencapai versi ke 5, meskipun begitu masih banyak orang yang tetap menggunakan PHP versi 4, oleh sebab itu CodeIgniter dikembangkan agar tetap kompatibel dengan PHP versi 4 dan dapat dijalankan pada PHP versi 5.
  3. Ringan dan cepat.
    Secara default CodeIgniter hanya berjalan dengan me load beberapa pustaka saja, dengan demikian hanya membutuhkan resource yang sedikit sehingga ringan dan cepat dijalankan. Pustaka-pustaka lain yang nantinya akan digunakan bisa di load sesuai dengan kebutuhan.
  4. Menggunakan MVC.
    CodeIgniter menggunakan lingkungan pengembangan dengan metode Model View Controller (MVC) yang membedakan antara logika dan presentasi/tampilan, sehingga tugas bisa lebih mudah dipecah-pecah. Ada bagian yang khusus membuat tampilan dan bagian yang membuat core programnya.
  5. Dokumentasi.
    Salah satu hal yang bisa dijadikan barometer apakah sebuah aplikasi benar-benar dikembangkan atau tidak bisa dilihat dari dokumentasinya. Dalam hal ini CodeIgniter sangat luar biasa, terdapat dokumentasi yang sangat lengkap tentang semua hal yang ada dalam CodeIgniter. Mulai dari langkah instalasi sampai dokumentasi fungsi-fungsi nya tersedia. Adanya dokumentasi sangat memudahkan bagi pemula dalam mempelajari lingkungan pengembangan website dengan CodeIgniter.
  6. Pustaka yang lengkap.
    CodeIgniter dilengkapi dengan berbagai pustaka siap pakai untuk berbagai kebutuhan, misalnya saja koneksi database, email, session dan cookies, keamanan, manipulasi gambar dan banyak lagi.


Fitur-Fitur CodeIgniter

Berikut fitur-fitur yang didukung oleh CodeIgniter :
  1. Sistem berbasis Model View Controller.
  2. Kompatibel dengan PHP versi 4.
  3. Ringan dan Cepat.
  4. Terdapat dukungan untuk berbagai basis data.
  5. Mendukung Active Record Database.
  6. Mendukung form dan validasi data masukan.
  7. Keamanan dan XSS filtering.
  8. Tersedia pengaturan session.
  9. Tersedia class untuk mengirim email.
  10. Tersedia class untuk manipulasi gambar (cropping,resizing, rotate dan lain-lain).
  11. Tersedia class untuk upload file.
  12. Tersedia class yang mendukung transfer via FTP.
  13. Mendukung lokalisasi bahasa.
  14. Tersedia class untuk melakukan pagination (membuat tampilan perhalaman).
  15. Mendukung enkripsi data.
  16. Mendukung benchmarking.
  17. Mendukung caching.
  18. Pencatatan error yang terjadi.
  19. Tersedia class untuk membuat calendar.
  20. Tersedia class untuk mengetahui user agent, misalnya tipe browser dan sistem operasi yang digunakan pengunjung.
  21. Tersedia class untuk pembuatan template website.
  22. Tersedia class untuk membuat trackback.
  23. Tersedia pustaka untuk bekerja dengan XMP-RPC.
  24. Menghasilkan clean URL.
  25. URI routing yang felksibel.
  26. Mendukung hooks, ekstensi class dan plugin.
  27. Memiliki helper yang sangat banyak jumlahnya.

Model View Controller

Seperti sudah disebutkan di muka bahwa CodeIgniter menerapkan lingkungan pengembangan dengan metode MVC (Model View Controller). MVC memisahkan antara logika pembuatan kode dengan pembuatan template atau tampilan website. Penggunaan MVC membuat pembuatan sebuah proyek website menjadi lebih terstruktur dan lebih sederhana.

Secara sederhana konsep MVC terdiri dari tiga bagian yaitu bagian Model, bagian View dan bagian Controller. Didalam website dinamis setidaknya terdiri dari 3 hal yang paling pokok, yaitu basis data, logika aplikasi dan cara menampilkan halaman wesite. 3 hal tersebut direpresentasikan dengan MVC yaitu model untuk basis data, view untuk cara menampilkan halaman website dan controller untuk logika aplikasi.

  1. Model
    Merepresantiskan struktur data dari website yang bisa berupa basis data maupun data lain, misalnya dalam bentuk file teks atau file xml. Biasanya didalam model akan berisi class dan fungsi untuk mengambil, melakukan update dan menghapus data website. Karena sebuah website biasanya menggunakan basis data dalam menyimpan data maka bagian Model biasanya akan berhubungan dengan perintah-perintah query SQL. Model bisa dibilang khusus digunakan untuk melakukan koneksi ke basis data oleh karena itu logika-logika pemrograman yang berada didalam model juga harus yang berhubungan dengan basis data. Misalnya saja pemilihan kondisi tetapi untuk memilih melakukan query yang mana.
  2. View
    Merupakan informasi yang ditampilkan kepada pengunjung website. Sebisa mungkin didalam View tidak berisi logika-logika kode tetapi hanya berisi variabel-variabel yang berisi data yang siap ditampilkan. View bisa dibilang adalah halaman website yang dibuat menggunakan HTML dengan bantuan CSS atau JavaScript. Didalam view jangan pernah ada kode untuk melakukan koneksi ke basis data. View hanya dikhususkan untuk menampilkan data-data hasil dari model dan controller.
  3. Controller
    Controller merupakan penghubung antara Model dan View. Didalam Controller inilah terdapat class dan fungsi-fungsi yang memproses permintaan dari View kedalam struktur data didalam Model. Controller juga tidak boleh berisi kode untuk mengakses basis data. Tugas controller adalah menyediakan berbagai variabel yang akan ditampilkan di view, memanggil model untuk melakukan akses ke basis data, menyediakan penanganan error, mengerjakan proses logika dari aplikasi serta melakukan validasi atau cek terhadap input.

Jadi secara singkat urutan dari sebuah request adalah sebagai berikut : user berhubungan dengan view, dimana didalam view inilah semua informasi ditampilkan. Saat user melakukan permintaan atau request, misal klik tombol maka request tersebut akan diproses oleh Controller. Apa yang harus dilakukan, data apa yang diinginkan, apakah ingin melihat data, atau memasukan data atau mungkin melakukan validasi data terlebih dahulu, semua diproses oleh Controller. Kemudian Controller akan meminta Model untuk menyelesaikan request, entah itu melakukan query atau apapun. Dari Model, data akan dikirim kembali untuk di proses lebih lanjut di dalam Controller dan baru dari Controller data akan ditampilkan di View. posted by : ade

http://www.kuliahit.com/kuliahit/article/24/Apa-itu-CodeIgniter-

Baca Selengkapnya